BERIKUT PEDOMAN PEMENUHAN BEBAN KERJA BAGI GURU, KEPALA SEKOLAH, DAN PENGAWAS SEKOLAH PERMENDIKBUD NO 15 TAHUN 2018

SUARAPGRI - Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) nomor 15 tahun 2018 ini mengatur masalah pemenuhan beban kerja bagi guru, kepala sekolah, dan pengawas sekolah.

Hal ini tentunya berkaitan dengan masalah tunjangan, dimana jika guru tidak memenuhi beban mengajar yang dipersyaratkan maka tunjangan tidak bisa dibayarkan.


Dimana hal ini banyak terjadi pada guru-guru mata pelajaran di tingkat SMP, SMA, maupun SMK.

Ada beberapa hal penting dalam Permendikbud nomor 15 tahun 2018 ini diantaranya adalah, sebagai berikut:

Beban Kerja Guru
Guru, Kepala Sekolah, dan Pengawas Sekolah melaksanakan beban kerja selama 40 (empat puluh) jam dalam 1 (satu) minggu pada satuan administrasi pangkal/induk, yang terdiri atas 37,5 (tiga puluh tujuh koma lima) jam kerja efektif dan 2,5 (dua koma lima) jam istirahat

Pelaksanaan beban kerja selama 37,5 (tiga puluh tujuh  koma lima) jam kerja efektif sebagaimana dimaksud  bagi Guru mencakup kegiatan pokok:
a. merencanakan pembelajaran atau pembimbingan;
b. melaksanakan pembelajaran atau pembimbingan;
c. menilai hasil pembelajaran atau pembimbingan;
d. membimbing dan melatih peserta didik; dan
e. melaksanakan tugas tambahan yang melekat pada pelaksanaan kegiatan pokok sesuai dengan Beban Kerja Guru.

Pemenuhan beban kerja sebagaimana dimaksud pada poin  huruf b dilaksanakan dalam kegiatan intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler.

Pelaksanaan pembelajaran
Pelaksanaan pembelajaran dipenuhi paling sedikit 24 (dua puluh empat) jam Tatap Muka per minggu dan paling banyak 40 (empatpuluh) jam Tatap Muka per minggu.

Sedangkan, Pelaksanaan Pelaksanaan pembimbingan bagi Guru BK dan Guru TIK membimbing paling sedikit 5 (lima) rombongan belajar per tahun.

Tugas tambahan Utama
Tugas tambahan yang melekat pada pelaksanaan tugas pokok sesuai dengan beban kerja Guru dilakukan di satuan induk/pangkal yang meliputi:
a. wakil kepala satuan pendidikan;
b. ketua program keahlian satuan pendidikan;
c. kepala perpustakaan satuan pendidikan;
d. kepala laboratorium, bengkel, atau unit produksi/ teaching factory satuan pendidikan;
e. pembimbing khusus pada satuan pendidikan yang menyelenggarakan pendidikan inklusif atau pendidikan terpadu; atau
f. tugas tambahan selain sebagaimana dimaksud dalam huruf a sampai dengan huruf e yang terkait dengan pendidikan di satuan pendidikan.

Tugas tambahan poin a sampai dengan huruf d diekuivalensikan dengan 12 (dua belas) jam Tatap Muka per minggu bagi Guru mata pelajaran atau pembimbingan terhadap 3 (tiga) rombongan belajar per tahun bagi Guru Bimbingan dan Konseling atau Guru Teknologi Informasi dan Komunikasi untuk pemenuhan beban kerja dalam melaksanakan pembelajaran atau pembimbingan.

Tugas tambahan poin e diekuivalensikan dengan 6 (enam) jam Tatap Muka per minggu bagi Guru pendidikan khusus

Tugas tambahan lain, antara lain:
a. wali kelas;
b. pembina Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS);
c. pembina ekstrakurikuler;
d. koordinator Pengembangan Keprofesian  Berkelanjutan (PKB)/Penilaian Kinerja Guru (PKG) atau koordinator Bursa Kerja Khusus (BKK) pada SMK;
e. Guru piket;
f. ketua Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak Pertama (LSP-P1);
g. penilai kinerja Guru;
h. pengurus organisasi/asosiasi profesi Guru; dan/atau
i. tutor pada pendidikan jarak jauh pendidikan dasar  dan pendidikan menengah.

Tugas tambahan lain ini dapat dihitung sebagai pemenuhan jam Tatap Muka yang dapat diekuivalensikan secara kumulatif dengan paling banyak 6 (enam) jam Tatap Muka per minggu bagi Guru mata pelajaran.

Guru yang mendapat tugas tambahan lain ini wajib memenuhi pelaksanaan pembelajaran jam tatap muka paling sedikit 18 (delapan belas) jam Tatap Muka per minggu bagi Guru mata pelajaran atau paling sedikit membimbing 4 (empat) rombongan belajar per tahun bagi Guru Bimbingan dan Konseling atau Guru Teknologi Informasi dan Komunikasi pada satuan administrasi induk.

berikut pedoman pemenuhan beban kerja guru atau bisa juga dikatakan pemenuhan beban mengajar/tatap muka bagi guru mata pelajaran, Guru BK dan Guru TIK.

Permendikbud nomor 15/2018 secara lengkap. Silakan diunduh dan dipahami khususnya bagi guru mata pelajaran di tingkat SMP, SMA dan SMK yang rentan dengan yang namanya kasus kurang jam mengajar karena jumlah rombel yang kurang di sekolah induk.

Dalam Hubungannya dengan pembayaran tunjangan guru, maka guru wajib memenuhi minimal 24 jam tatap muka serta wajib melampirkan bukti fisik tugas-tugas tambahan tersebut ke dinas pendidikan.

Berikut ini tabel daftar tugas tambahan guru dan ekuivalensinya:

No   Nama Tugas Tambahan Guru    Ekuivalensi Beban Kerja/Minggu

Tugas
Tambahan
Utama

1   wakil kepala satuan pendidikan;   12 Jam Tatap Muka
2   ketua program keahlian
3   kepala perpustakaan
4   kepala laboratorium, bengkel, 
          atau unit produksi/
          teaching factory
5   pembimbing khusus pada satuan   6 jam tatap muka 
          pendidikan yang
          menyelenggarakan 
          pendidikan inklusif atau 
          pendidikan terpadu

Tugas
Tambahan
Lain
1   Wali Kelas                             2 Jam Tatap Muka
2   Pembina OSIS                             2 Jam Tatap Muka
3   Pembina Ekstrakurikuler             2 Jam Tatap Muka
4   Koordinator Pengembangan          2 Jam Tatap Muka
          Keprofesian Berkelanjutan
          (PKB)/Penilaian Kinerja Guru
          (PKG);
5   Koordinator Bursa Kerja Khusus    2 Jam Tatap Muka
          (BKK)
6   Guru Piket                             1 Jam Tatap Muka
7   Ketua Lembaga Sertifikasi
          Profesi Pihak Pertama (LSP-P1);   1 Jam Tatap Muka
8   Penilai Kinerja Guru                    2 Jam Tatap Muka
9   Pengurus Organisasi/Asosiasi 
          Profesi Guru
          a. Tk. Nasional                            3 Jam Tatap Muka
          b. Tk. Propinsi                            2 Jam Tatap Muka
          c. Tk. Kabupaten                    1 Jam Tatap Muka

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "BERIKUT PEDOMAN PEMENUHAN BEBAN KERJA BAGI GURU, KEPALA SEKOLAH, DAN PENGAWAS SEKOLAH PERMENDIKBUD NO 15 TAHUN 2018"

Posting Komentar